Nurul Quratul

Suatu saat obrolan kita  tidak lagi tentang kuliah, kerja, Dakwah, Jodoh. Semua akan terbantahkan pada waktu yang tepat, sepertinya pernyataan ini benar. Bahwa sebagian atau semua orang sibuk dengan urusannya masing-masing,termasuk kamukan? akhirnya kita hanya bisa menyisakan beberapa episode dalam hidup,orang menamainya sebagai"kenangan"entah itu kenangan manis atau Kenangan pahit, tapi kalo menurut saya pribadi tidak ada yang namanya kenangan pahit yang ada cerita masa lalu yang penuh hikma dan pembelajaran.

sebelum semuanya benar-benar sibuk  dan ingin menuntaskan rindu saya dan  para sahabat ingin bertafakul alam, jalan-jalan syantik ala-ala akhawat zaman Now gitu! sebenarnya rencana ini sudah lama, tapi karena waktu dan beberapa alasan lain akhirnya ditunda sampai akhir bulan Juli 2017. 
Tepat awal Agustus kami merencanakan kembali, minggu pertama adalah waktu yang tepat, kami mulai menyiapakan  beberapa persiapan termasuk  nyari info tentang lokasi tujuan ,  estimasi biaya  selama disana (termasuk penginapan dan makan) dan hal-hal lain yang membuat perjalanan  kami menyenangkan. Alhamdulillah tanggal 12 Agustus 2017 kami tiba dilokasi tujuan........ 

Infomasi  yang saya dapatkan dari  teman dan nanya sama om geogle tempatnya lumayan (untuk melepas lelah dan mengembalikan energi 😄), pas nyampe kok tempatnya di pinggir jalan (aduhh gimana sih), ternyata dan ternyata pihak pengelolanya bilang tempatnya didalam dan parkir mobilnya dibawa sana (sambil nunjuk turunan yg agak curam sih menurut saya)waaah.... pas nyampe dibawah, langsung suasananya jadi sejuk, asri banget, hijau men


  assalamu'alaikum bulu dua!

Mata kami di suguhkan pemandangan luar biasa : sebelah kanan hamparan laut Barru, pegunungan dan beberapa meter terdengan gemericik aliran sungai, disebelah kiri berdiri dengan tegak sebuah mesjid,  bersebelahan dengan gedung asrama akhawat (perempuan) disebelah jalan menuju mesjid berjejer penginapan (satu rumah dan beberapa pavilium ) karena ada beberapa pasutri ikut  (bikin baper 😁) kami akhirnya nginap di pavilium, empat pavilium kami sewa . letak paviluim agak tinggi jadi semua icon pesantren bisa dijangkau oleh mata kecuali air terjun yah guys. pesanteren makin elok karena sebagian lahannya dimanfaat sebagai kawasan perkebunan.Bibit tanaman jeruk dan Mangga tersedia disana. sungguh visioner, konsep dan pengelolaannya betul-betul matang. 


Makin keren lagi Pesantren Alam Indonesia berada di lokasi yang sangat strategis di jalan poros yang menghubungkan antara Kabupaten Barru dan Kabupaten Soppeng. Selain berada di antara dua kabupaten, Sekolah Alam Bulu Dua juga berada di tengah pusaran 5 Kabupaten dan 1 Kota Madya yang mengelilinginya yakni Kabupaten Bone, Kabupaten Wajo, Kabupaten Sidrap, Kotamadya Pare-pare, Kabupaten Pangkep dan Kabupaten Maros. Dalam skala Nasional, Sekolah alam Bulu Dua berada di zona kawasan Titik tengah INDOENSIA (the center point of INDONESIA). wah.... capek perjalanan,beberapa kali singgah karena rutenya lumayan panjang cukup menguras tenaga dan perasaan😅,tapi tidak mengapa! semua semuanya telah terbayarkan dengan bertubi-tubi nikmat yang luar biasa,nikmat merasai dan lebih dekat lagi dengan alam,nikmat bersabar,nikmat berkawan rasa keluarga, dan saya semakin sadar bahwa setiap  Rangkaian proses hidup bukan hanya tentang aku, kamu  tapi lebih dari itu.kompleks menjadi satu!

terimakasih prof telah menyiapkan tempat rehat yang kecthe kaya gini,semoga saya pribadi dan oranglain jadi terinspirasi!

 




                            Mesjid Al-Amin 




                              welcome PAI



              Pavilium al Ambra  tempat kami menginap




                                    kolam ikan



             Pemandangan pesantren alam  dari pavilium


           jalan menuju pesatren alam dari arah luar




              model amatiran yang lagi nyari  inspirasi  





 
                                  sarapan yuk 




 
     Berpose ala-ala  ABG zaman Now di Restaurant           pesantren 



                                    air terjun PAI  
 
     


     Libur lebaran menjadi moment yang tepat untuk pulang kampung. Beristirahat sejenak dari rutinitas dan riuhnya suasana ibu kota, kembali mengisi tenaga dan spirit yang mulai kendor dengan semangat baru dari hangatnya pelukkan keluarga. 
Aroma masakan emak yang tiada tandingannya di lidah,  bercengkraman dengan teman masa kecil, atau sekedar mengunjungi tempat wisata sebegitu menyenangkannya.


     Seperti biasa pulkam kali ini, saya memutuskan untuk mengunjungi tempat wisata yang tidak jauh dari tempat tinggal. Yup, pantai pink. Pantai yang viral di perbincangkan oleh pada kaulah muda khususnya para traveler beberapa pekan terakhir ini. 

    Salah satu pantai yang ada di Nusa Tenggara Barat, tepatnya di Lambu kab Bima. Untuk sampai di pantai ini, kita cukup start dari pelabuhan Sape, menggunakan perahu, untuk sewa perahunya sekitar Rp. 75-100ribu/orang  tergantung, kalau berombongan  bisa dibooking satu perahu jadi lebih murah.  
 Perjalanan hanya  ditempuh sekitar 1-2 jam. 

      Sepanjang perjalanan menuju pantai pink,  mata kita akan disuguhkan dengan  pemandangan indah, 15 menit perjalanan mulai terlihat  deretan rumah penduduk bajo pulo,  pasir putih santinggi,  dan susunan pegunungan disekitar pulau, keren banget.

     Beberapa gazebo sudah tersediah di sana, jadi pengunjung  tak perlu khawatir kalo lupa bawa tikar atau alas duduk, pengunjung juga bisa nyaman beristrihat, atau bersantai sambil menikmati suasan pantai. 

Disebelah kanan pantai, terbentang luas Padang Savana, yang membuat pantai ini makin elok. 
Berdiri di atas bukit menjadi salah satu pilih yang tepat, karena mata bisa menangkap semuanya dari atas.

Weh, masyaallah. Terbayar lelahnya !

" Maka nik'mat Tuhan mana yang engkau dustakan " 






                         Berdiri diatas bukit


                               Padang Savana



                                  Tepi pantai 




                           Photogenic




                            dari atas kapal




                            Nyebur yuk




                     Foto Dari Padang savana




                                Hallo ughtea



                                 yeaah




Bima, 30 Juni 2017






Hujan itu melembutkan jiwa...

Menentramkan Hati,
Kemudian, menghadirkan kenangan

Kenangan itu membangkitkan emosional...
Itulah energi yg sering disalah abaikan...
Jika dialirkan secara positif...
Potensi akan menyalakan sumbu bahagia yg bertahan lama

Bahagia yang membuat pipi merah merona,
Atau mata yang berkaca-kaca olehnya

Bahagia itu sederhana
Sesederhana senyummu
☺ Ini saya
^_~Ini kamu
Dibalik suara hujan...
Di tempat yg tak bertemu pandang...
Kita bertukar pesan...
Mengakhirkan petang...

(Senyum manis, mata berbinar-binar)
Tutup petang dengan mengingatNya

#Ketika si tukang fikir & si tukang kerja, berbalas pesan Hati apa jadinya

#22.11.16,17.54
gerimis senja
Tetaplah seperti  itu...
Tidak lagi mengejar mentah dunia
Dunia.. bisa untuk mencari FAKTA
atau DATA.
untuk menapak lebih kuat...
Kuat untuk lelah yang panjang seumur dunia.
Lelah...yang  Allah selalu bayar Lunas dengan Ampunan
Siagalah dalam amal
Terjagalah dalam menyambut
Setiap Seruan Dakwah
Jika memang  Janji kita untuk BERSAMA?
BERSAMA dalam kebaikan...
Tidak perlu lagi persoalkan jarak
Atau Raga yang tidak dekat berjabat,
Sampailah pada Tujuan...
Yang Azzam kita pasung pada puncak IMAN
Tak ada "PERPISAHAN"
           ***
( Nasehat diatas dari seorang kawan, kawan sekaligus saudara, saudara tanpa ikatan darah, saudara seiman, saya menyebutnya dia ada Sang inspirator,  yg penuh dengan kesederhanaan!
Entah kapan lg kita akan dipertemukan disatu lingkaran,
Mungkin saya akan merindukkan
Nasehat-nasehat apikmu itu
"Bahwa sesunggunnya, dunia ini adalah tempat persinggahan sementara,  tugas kita adalah melakukkan sebanyak-banyakknya manfaat, hingga suatu saat kita kembali, kebaikkan kitalah yang tersisa" tegasnya)
Newer Posts
Older Posts

INSTAGRAM

___> nurul Quratul

Postingan Populer

  • 20 faktor about me' ^_~
    20 faktor tentang  penulis : suka dipanggil "yaya" waktu kecil hingga sekarang ( panggilan dirumah ) Suka ngeliat anak...
  • Kecantikan pesantren Alam bulu dua Barru Sulawesi Selatan
    Suatu saat obrolan kita  tidak lagi tentang kuliah, kerja, Dakwah, Jodoh. Semua akan terbantahkan pada waktu yang tepat, sepertinya p...
  • Pemilik sepatu kets
    Tatapannya kosong,  hanya butiran mengalir dipipihnya. Tubuhnya tak kuat lagi berdiri tegak,  tak ada kata-kata,  napasnya tersengah. Baran...
  • Angkat "TOGA 2013"
    NURUL KURATUL HAYATI S.Farm Bismillahirramanirrahim….    Sekarang   pukul 17.48 WIB, di tempatku berkerja, mungkin kalian membaca cer...

Mengenai Saya

Nurulquratul
Lihat profil lengkapku

Labels

  • LIFE STYLE. Personal (12)
  • Menulis Semaunya (5)
  • BLOGGING (3)
  • RUMAH (3)
  • lampa-lampa (traveling) (3)
  • Sakmasak (2)
  • ABOUT ME (1)
  • Desember menulis (part II) (1)
  • HELLO (1)
  • Randoum (1)
  • personality (1)
  • review books (1)

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2026 (2)
    • ▼  Agustus (1)
      • Agustus
    • ►  Februari (1)
  • ►  2025 (3)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2024 (10)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2023 (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2022 (1)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2021 (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2020 (8)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (4)
    • ►  April (1)
  • ►  2019 (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  Juni (1)
  • ►  2016 (4)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Juli (3)
  • ►  2015 (7)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2012 (3)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (2)

Created with by beautytemplates