Angkat "TOGA 2013"
![]() |
NURUL KURATUL HAYATI S.Farm |
Bismillahirramanirrahim….
Sekarang
pukul 17.48 WIB, di tempatku berkerja, mungkin kalian membaca cerita ini
pagi, atau siang atau menjelang sore boleh jadi malam. Diluar sana tetap dimeja
kerjaku aku bisa melihat lalu lalang kendaraan roda dua dan roda empat,
sesekali roda tiga. Suara lantunan zikir petang dari mesjid semakin terdengan,
waktu magrib sebentar lagi masuk. Aku masih tersengah, keringatku mulai keluar,
napas sudah bisa diatur,beberapa menit kemudian aku sudah bisa duduk lega,
napasku sudah bisa diatur, diluar sana mulai gelap ditambah gerimis yang turun
tiba-tiba. Aku masih duduk ditempatkerja seraya melihat perbaikan
skripsi,menyusunnya kembali.mengoreksi kata demi kata, kalimat demi kalimat,
halaman bab, pendahuluan dan sebaginya setelah beberapa hari yang lalu seminar
propopal. Semuanya sudah lengkap, aku meletakkan kembali skiripsi tadi, ada
yang membuatku merasa legahh lagi,,,aku membuka berkas2 itu kembali kupandang
ulang ya,,,,coretan persetujuan
pembimbing nampakknya sudah terisi semua, alhamdulillah.
***
Sekarang jam
digital diponselku sudah menunjukakkan
pukul 17.53 sesekali aku melihatnya, oiya sobat aku belum mencerikakkan
kenapa tadi napasku tersengah, bajuku basah karna keringatan seperti orang
selesai saja olahraga sore, sebenarnya bukan cuman olahraga tapi sudah jogging 2 kali putaran. Aku berlari-lari
kecil dari tempatku bekerja sampai ditempat itu. Tempat itu,”ya..kali ini aku
harus dapat persutujuannya sudah 2 kali koreksi, masa pulang tanpa coretan
itu”gumamku dalam hati. Setelah beberapa langkah lagi aku coba tenangkan diri,
mengambil napas panjang, memperbaiki jilbabku yang sempat agak miring tadi,
perlahan-lahan membuka pagar rumah itu, sudah beberapa kali aku kerumah itu,
rumah yang begitu sederhana masihh ada nuansa Sulawesi selatanya, disampingnya
ada pohon besar seperti pohon mangga, aku tidak begitu mengenalinya, aku sudah
sampai ditangga naik seraya salam ada seseorang sedang duduk diserambi rumah
itu, aku melihatnya seseorang itu membalas salamku sambil tersenyum seraya
masuk memanggil ibu tiah. Beberapa menit kemudian ibu tiah keluar menyuruhku
duduk, mengenalkan seseorang tadi padaku,ternyata dia adalah suami ibu tiah,
aku baru melihatnya setelah beberapa kali ketempatn itu, informasi dari marni
pekerja dirumah ibu tiah , suami ibu tiah sementara menyelesaikan kuliahh S3
dinegri Ziran Malaysiah beberapa hari yang lalu saat duduk menunggu ibu tiah, tanpa
menunggu lama aku mengeluarkan beberapa perbaikkan skripsiku bersama lembaran
itu,”sudah saya perbaiki bu, silakan dilihat!! Jelasku. Ibu tiah membuka lembar
demi lembar sampai di halaman terakhir. Aku langsung menyodorkan lembaran itu,
ibu tiah menandatanganinya seraya menjelaskan apa-apa yang harus ditambahkan
pada perbaikan skiripsiku pada saat seminar hasil, ibu tiah juga memjelaskan
alasannya tidak datang pada saat aku seminar proposal pada beberapa waktu yang
lalu, aku tidak begitu dengar penjelasannya yang jelas ibu tiah pada waku itu
mengikuti pelatihan itu yang bisa aku tangkap dari penjelasannya karna aku
terlanjur bahagia, akhirnya lembaran itu terisi juga tidak sia-sia olahraga
sore,hehehe. Aku berpamitan pulang,pesan ibu tiah selalu aku ingat”tolong tutup
pagar”gumamnya sebelum menyerahkan lembaran itu. Aku melangka turun,beberapa
langkah sudah sampai dimuka pagar,
menutupnya pelan-pelan. Kemudian lari-lari kecil, aku kegiranya seperti anak
kecil yang dapat uang receh untuk celengannya, itu lah aku,, gadis biasa dari
pulau seberang yang selalu kegirangan merasa paling bahagia dengan hal-hal kecil
seperti tadi, hanya dapat coretan tandatangan saja sudah seperti mendapatkan
uang kaget, aku merasa dengan begitu adalah sudah bentuk kesyukuran. Itulah
salah satu ekspresiku menyukuri apa yang sudah aku usahakan.
***
Lamunanku terhenti, ada beberapa pasien yang
datang. Aku memasukkan kembali lembaran itu kedalam map ijo, kemudian
memasukkannya kedalam tas, besok berkas itu akan aku serahkan. Sesekali aku
membalas chatinnga teman-temanku. Jam digital diponselku sudah pukul 18.00 WIB
waktu magrib sudah masuk,azan magrib sudah mulai terdengar dari mesjid
disekitar tempatku bekerja, diluar sudah semakin gelap,lalulalang kendaraan
semakin ramai dengan sinar lampunya, nampakknya gerimis sudah tidak tampak
lagi. aku membereskan semua pekerjaanku, bersiap-siap untuk sholat magrib,
Semoga besok awal yang baik.
0 komentar
Pembaca yang baik adalah yang meninggalkan jejak.
terimakasih^_~